Yogyakarta (MAN 1 YK)- Sebanyak 199 siswa diterima menjadi siswa MAN 1 Yogyakarta melalui jalur prestasi. Para orang tua wali siswa diundang untuk mengikuti sosialisasi program dan kegiatan madrasah, di Aula lantai 2, Sabtu(11/5) pagi.
Pertemuan itu dihadiri, orang tua wali, Komite Madrasah Drs.H. Sayuti, M.Pd.I., Kepala MAN 1 Yogyakarta Drs.H.Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., Wakamad Bidang Kesiswaan Singgih Sampurno, MA., Wakamad Bidang Humas Hartiningsih, M.Pd., dan segenap civitas akademika; guru dan pegawai.
Sayuti selaku Komite Madrasah mengajak orang tua wali siswa untuk bersyukur, atas keberhasilan putra-putrinya dapat lolos seleksi dan diterima di madrasah. Pasalnya, tidak semua siswa mempunyai kesempatan untuk diterima di madrasah.
“Alhamdulillah, putra-putri bapak ibu dapat diterima di sini, dan terima kasih atas kepercayaan kepada madrasah untuk menjadi tempat pendidikan,”ujarnya.
“Mudah-mudahan apa yang diharapkan terlaksana, terkabul, dapat meraih prestasi dan akhlak mulia, serta Islami,”ujarnya lagi.
Ia mengingatkan, jangan sampai meninggalkan generasi dalam kondisi lemah, yakni lemah iman. “Kami selaku komite madrasah yang mewakili bapak ibu akan selalu mengawal dan memantau anggaran dan kegiatan, semoga kami dapat menjalankan tugas dengan baik,”pintanya.
Sementara itu Wiranto menyampaikan, animo masyarakat untuk menyekolahkan putra putrinya di madrasah tahun ini meningkat, tercatat 538 pendaftar secara online yang dibuka sejak 1 hingga 30 Maret 2019.
Dari sejumlah pendaftar itu, hanya 423 pendaftar yang lolos verifikasi data. Karena keterbatasan kuota dan melalui seleksi yang cukup ketat, maka hanya diambil 199 siswa saja. Kemudian pendaftaran akan dibuka kembali, yakni jalur reguler pada Juli 2019 mendatang, hanya untuk satu kelas.
Untuk itu harapnya, siswa yang telah diterima, agar memantapkan diri menjadi peserta didik MAN 1 Yogyakarta. Sebab, kalau tidak ditindaklanjuti, akan menghilangkan kesempatan para siswa lainnya yang juga ingin masuk madrasah ini.
Usai sosialisai program dan kegiatan, disambung dengan dialog, kemudian dilanjutkan dengan daftar ulang dan pengambilan sragam sekolah. (dzl)