Buat Robot Sumo, Muhammad Dhesta Zhafran Kembali Harumkan MAN 1 Yogyakarta Dengan Meraih Juara 3 Tingkat Nasioanal

02 Apr 2022, 03:18 MAN 1 Yogyakarta 861

this used to be photo

Kota Yogyakarta (MAN 1 Yk) – Dunia teknologi berkembang begitu pesat dalam dua dekade terakhir. Sebagai manusia yang senantiasa menghadapi perubahan, kita diharuskan untuk mampu beradaptasi dengan cepat.

Muhammad Dhesta Zhafran Purnawan, siswa MAN 1 Yogyakarta kelas XI MIPA 2, menanggapi perubahan tersebut dengan prestasi yang luar biasa. Dhesta, sebagaimana ia biasa dipanggil, berhasil menyabet juara 3 Tingkat Nasional Lomba Robotech #10 Electrical Shockwave 2022 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY),  Selasa(29/03/2022).

Pada lomba yang diadakan oleh Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini memperlombakan dua ketegori, yaitu Linefollower dan Robot Sumo. Kategori robot sumo menjadi pilihan Dhesta dalam mengikuti perlombaan tersebut.

Pada kategori ini, robot siapa yang dapat mendorong robot lain keluar arena permainan maka dialah yang menang.

Dhesta mengaku jika persiapan dalam mengikuti perlombaan ini hanya selama dua hari. Hal ini disebabkan dirinya yang masih membagi fokusnya untuk ajang perlombaan yang lain.

”Kesulitan kemarin terletak pada lawan yang sangat tangguh. Mereka memiliki robot yang jauh lebih kuat dan lebih mahal harganya,” tambah siswa kelahiran Sleman 17 tahun yang lalu itu.

Hasil ini seakan mengulang prestasi Dhesta pada ajang yang sama sekitar 5 tahun yang lalu. Kala itu, putra pasangan Muhammad Wahyudi dan Lindarti ini juga berhasil meraih juara saat masih duduk di kelas 5 Sekolah Dasar.

Bagi Dhesta, dunia robotik memang menjadi lingkungan yang tak bisa dipisahkan dalam hidupnya. Ia ingin suatu saat robot ciptaanya dapat memudahkan manusia dalam melakukan aktivitasnya.

”Motivasi saya terjun di dunia robotik agar suatu saat nanti dapat membuat robot yang bisa mempermudah dan mempercepat kerja manusia, terutama pada bidang pertanian dan industri,” ujar Dhesta menjelaskan impian mulianya.

Teknologi adalah bagian dari kehidupan manusia. Kita diharuskan untuk menguasai teknologi bukan untuk dikuasai. Melalui prestasi yang telah ditorehkan Dhesta ini kita bisa meyakini bahwa Indonesia tidak pernah kekurangan sumber daya manusia yang cerdas.

Semoga dengan adanya bibit-bibit muda seperti Dhesta dan pelajar-pelajar hebat lainnya, Indonesia akan menjadi negara yang mengekspor teknologi bukan lagi negara yang hanya mengimpor teknologi dari luar. (bai/dzl)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

MAN 1 Yogyakarta Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-117 dengan Semangat Kebangkitan yang Kokoh
20 May 2025, 17:07

Belajar Hidup di Alam Bebas, Pramuka MAN 1 Yogyakarta Laksanakan Latihan Rutin Materi Survival
17 May 2025, 19:45

Pengajian Refleksi Akhir Tahun Ajaran MAN 1 Yogyakarta: Meraih Ilmu dengan Ketakwaan
16 May 2025, 10:10

Dua Guru MAN 1 Yogyakarta Ambil Bagian dalam Peluncuran Buku Kado HAB 79 Kemenag Tahun 2025
15 May 2025, 18:18

Challenging Limits, Unlocking Potential: Pendidikan Lanjut XXV KPGR Lebah Gunung
15 May 2025, 16:43