Jaket Anti Air Inovasi Siswa MAN Yogyakarta I Raih Medali Emas

29 Sep 2016, 17:00 MAN 1 Yogyakarta 1391

this used to be photo

Yogyakarta(MAN YK I)- Jaket Anti Air (waterproof) hasil inovasi Siswa MAN Yogyakarta I berhasil meraih medali emas dalam Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia(FIKSI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, di Bandung, pada 20 hingga 26 September 2016 lalu.

Inovasi ini, bermula dari pengalaman dan pengamatan yang dilakukan 2 siswa MAN Yogyakarta I yaitu Zhahdo Bintang Ramadhan kelas XII dan Muhammad Nafiul Huda kelas XI, yang keduanya program studi IPA. Setiap musim hujan tiba, banyak orang yang kerepotan, terutama mereka yang sedang dalam perjalanan menggunakan sepeda motor, karena harus menjaga barang-barang bawaan, agar tidak basah terkena air hujan, terutama barang-barang elektronik seperti laptop dan HP. Sehingga mereka harus berhenti dulu di tepi jalan untuk menggenakan mantel.

Permasalahan ini menginspirasi kedua siswa ini untuk turut memberi solusi. keduanya berinovasi dengan membuat jaket 3 in 1, 'Jackbag'namanya, yakni jaket yang terintegrasi:jaket, tas, dan mantel. Sehingga kerepotan saat hujan turun bisa teratasi dengan jaket praktis karya kedua siswa ini.

Zhahdo Bintang Ramadhan menuturkan, Ide keduanya mulai baru bisa diwujudkan sekitar Maret 2016 lalu. Keduanya menyiapkan desain dan bahan. kemudian, untuk menjahit jaket ini keduanya meminta ahli untuk menjahitnya.

Zhahdo, demikian sapaan akrabnya menambahkan, bahan dasar jaket ini adalah kain parasut milky. Selain itu ia juga memanfaat limbah banner dari kain. Hal itu ia lakukan untuk mengurangi jumlah limbah, yang saat ini menjadi masalah bersama dalam pelestarian lingkungan.

Kendati telah berhasil mendapatkan medali emas pada FIKSI, ia bersama timnya bertekat untuk mengembangkan enovasi ini. Pasalnya, banyak masukan dari dewan juri, diantaranya pengembangan untuk jaket waterproof khusus untuk wanita. Dikatakan bahwa desain untuk wanita tentu berbeda, misalnya pemilihan warna dan model.

Inovasi keduanya ini, tak terlepas dari keaktifan keduanya dalam ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) yang dibimbing oleh Susianawati, S.Pd. dan peran alumni Nur Faturrahman Ridwan yang telah membina keduanya.

Sementara itu, Wakil Kepala MAN Yogyakarta I Bidang Kesiswaan Singgih Sampurno, MA. Sangat mengapresiasi karya siswa ini. "kami mengumpulkan ide-ide kreatif dan inovatif para siswa yang banyak manfaat dan bisa dikembangkan,"ujarnya.(dzl)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

Naura Naydellyn: Langkah Besar Siswi MAN 1 Yogyakarta Menuju Pendidikan Global
27 Mar 2025, 21:57

Mantap Beraksi! MAN 1 Yogyakarta Siap Go International, Kakanwil Kemenag DIY Dukung 1000%
27 Mar 2025, 12:26

Bercerita dengan Magis, Arya Yudha Raih Juara Lomba Mendongeng Berbahasa Prancis
27 Mar 2025, 10:36

Naufal Stjerne Ma'mum: Siswa MAN 1 Yogyakarta Meraih Peringkat Juara 3 pada Islamic Science and Art (ISnA)
27 Mar 2025, 10:32

Buktikan Kualitas Kompetensi, Siswa MAN 1 Yogyakarta Menjadi Juara 1 Kompetisi CCA Ramadan di Fisipol (RDF)
27 Mar 2025, 10:30